Sang Penghina Nabi Muhammad Saw Pendeta Saifuddin Ibrahim Akhirnya Ditangkap

By on Desember 6, 2017


Pendeta Abraham Ben Moses (52 tahun) atau dikenal dengan nama Saifuddin Ibrahim ditangkap tim tindak Satuan Petugas Siber Badan Reserse Kriminal Polri pada Selasa (5/12). Ia ditangkap di rumahnya.

Syaifuddin Ibrahim alias Abraham Ben Moses (52) kelahiran Kecamatan Parado, Kabupaten Bima NTB, merupakan warga yang tinggal di Jalan KH. Hasyim Ashari No. 27 RT 01 RW 04 Buaran indah, Kota Tangerang, Banten. Abraham diamankan sekitar pukul 22.00 WIB, Selasa malam, 5 Desember 2017, oleh Unit 1 Sudit II dan Tim Tindak Satgas Siber Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

“Yang bersangkutan memposting di akun Facebook, tentang ujaran kebencian terhadap agama tertentu (SARA).”  Fadil Imran menjelaskan, pelaku mengunggah konten yang menyinggung suku, agama ras dan antargolongan (SARA). Konten itu diunggah di sebuah akun Facebook demikian kata Fadil dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu, 6 Desember 2017.

Bersama Abraham, polisi mengamankan barang bukti berupa sebuah ponsel Iphone 6 Plus warna putih yang diduga digunakan untuk mengunggah konten SARA tersebut. Selain itu Abraham pun diamankan ke Bareskrim Polri.

“Yang bersangkutan dibawa ke Ditipsiber Bareskrim untuk dilaksanakan pemeriksaan,” kata Fadil. Akibat perbuatannya, Abraham terancam pasal 28 ayat 2 UU No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE.

Sejumlah barang bukti disita dari Abraham, di antaranya 1 buah Iphone 6 Plus warna putih dibawa ke Ditipsiber Bareskrim untuk dilaksanakan pemeriksaan,” ujarnya.

Pendeta Ibrahim Saifuddin dalam videonya yang viral di Facebook dan akun youtube Forkom Alawiyyin, tampak berbincang dengan seorang sopir taksi online. Dalam pembicaraan itu, Abraham sempat menanyakan agama sopir tersebut. Lalu, Abraham mengutip salah satu ayat dalam keyakinan agama sang sopir terkait pernikahan.

Modus kebohongan dan penyesatan sejarah adalah cara jitu Abraham dalam mempengaruhi Muslim Awam agar berpindah memeluk agama Kristen. Agar tampak meyakinkan Pendeta Ibrahin Saifuddin menegaskan bahwa ia pun sukses mempengaruhi keturunan Nabi Muhammad Saw menjadi pemeluk agama Kristen dengan menyebut marga-marga Habaib.

Forkom Alawiyyin pada laman youtubenya yang diunggah tanggal 3 Desember 2017 menulis deskripsi sebagai berikut : “Pendeta Saifuddin Ibrahim mantan Ustadz yang menjadi Kristen pada tahun 2006 akui banyak murtadkan orang muslim dengan modus penyesatan sejarah, pendeta ini bisa berbahasa Arab juga bisa membaca al-Qur’an.

Seorang murtadin telah melakukan penistaan, penodaan dan penghinaan Kepada Nabi Muhammad saw, Alawiyyin dan Kaum Muslimin secara keseluruhan. Kepada kaum Muslimin dan Habaib dimana saja berada agar melaporkan orang ini kepada aparat keamanan karena telah menyebarkan agama kepada pemeluk agama.

Barangsiapa yang menonton video ini silahkan melaporkan di tempat dan daerahnya masing-masing agar pendeta ini mempertanggung-jawabkan segala perbuatannya.

 

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *