Saat Jokowi berkunjung ke Silicon Valley

By on Februari 21, 2016

0_0_1000_665_1c9ebe15ceab874fc72fc93a8a806447b4f8b9e4

Selain menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN-AS di California, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menyempatkan diri mengunjungi Silicon Valley, San Fransisco, Amerika Serikat.

Dalam kunjungannya ke kawasan industri teknologi terbesar di dunia itu, Jokowi dijadwalkan bertemu dengan para bos perusahaan seperti Twitter, Yahoo!, Facebook dan Google.

Lawatan pertama Jokowi di Silicon Valley dimulai dengan mengunjungi kantor Facebook di Menlo Park. Di sana, Jokowi yang didampingi Ibu Negara, Iriana Jokowi, disambut langsung oleh sang CEO, Mark Zuckerberg.

Dari laman setkab.go.id, diceritakan setibanya di kantor Facebook, Jokowi diajak berkeliling, meninjau sejumlah tempat, termasuk salah satu ruang yang memiliki layar besar yang menampilkan aktivitas pengguna Facebook di seluruh dunia.

Jokowi, bahkan sempat diajak bermain ping pong dalam gravitasi nol dengan menggunakan Oculus virtual reality bersama Zuckerberg. Aktivitas keduanya pun diabadikan Zuckerberg lewat sebuah posting di laman Facebooknya.

Tapi, Jokowi tidak hanya sekadar jalan-jalan di markas Facebook, mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengajak Zuckerberg untuk turut membantu Indonesia terkait ekonomi digital yang akan dijalanjan Jokowi.

“Saya harap Facebook dapat kerja sama dalam upaya Indonesia mencapai visi ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara yang mencapai USD130 miliar pada 2020,” pinta Jokowi pada Zuckerberg, seperti yang dilaporkan detikcom, Kamis (18/2/2016).

Jokowi memaparkan, Indonesia telah menyiapkan rencana aksi ekonomi digital jangka menengah dan panjang, dengan fokus mempercepat pemberian akses digital bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Salah satu kebijakannya adalah untuk mendorong tumbuhnya technopreneurs (pebisnis di bidang teknologi), dan menarik investasi, termasuk di bidang IT (teknologi informasi). “Pemerintah juga terus menetapkan kebijakan yang mendorong inovasi, di antaranya menciptakan 1000 technopreneurs, serta perlindungan bagi pengusaha startup (perintis),” lanjut Presiden Jokowi.

Selesai mengunjungi Facebook, Jokowi bersama rombongan kemudian mengunjungi kantor pusat Google, di Googleplex, Mountain View, Silicon Valley. Tak berbeda dengan Facebook, Jokowi juga disambut langsung oleh bos Google, Sundar Pichai, yang saat itu mengenakan kemeja batik.

Sebelum melanjutkan kunjungan, Jokowi terlebih dahulu menyantap makan siang bersama sejumlah karyawan Google asal Indonesia, dan eksekutif perusahaan tersebut.

Pada kesempatan itu, Jokowi menyampaikan apresiasi kepada Google dalam upaya mengatasi Illegal Unreported and Unregulated (IIU). Seusai santap siang, Jokowi didampingi sejumlah menteri melakukan pertemuan tertutup dengan CEO dan eksekutif Google.

Jokowi juga sempat melihat simulasi beberapa aplikasi, seperti penangkapan kapal penangkap ikan ilegal, dan merasakan betul manfaat dari aplikasi digital itu.

“Saya gregetan segera lakukan digitalisasi,” pinta Presiden Jokowi.

Di markas Twitter, Jokowi langsung disambut oleh CEO Twitter, Jack Dorsey, dan alunan musik lagu Indonesia Raya dari sebuah piano. Kedatangan Jokowi ke kantor Twitter tidak berbeda jauh dari yang lainnya.

“Saya harapkan agar Twitter dapat meningkatkan kerja sama dengan Indonesia dalam menyampaikan pesan-pesan kemanusiaan, menguatkan penyebaran toleransi, moderasi dan perdamaian,” katanya.

Dalam kunjungan pertama ke AS, pada akhir Oktober 2015, Jokowi sempat diagendakan berkunjung ke Silicon Valley. Namun rencana itu batal lantaran Jokowi mempercepat agenda kunjungannya di AS karena terjadi bencana kebakaran hutan di Tanah Air.

Ia pun kemudian mengutus Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara bersama beberapa pengusaha startup di Indonesia untuk berkunjung dan menemui para pimpinan perusahaan teknologi besar di Silicon Valley.

Twit_Pres Sumber: beritagar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *