Habib Umar Husein Assegaf Deklarasikan Gerakan Nasional Anti Kekerasan dan Intoleransi (GENERASI)

By on September 8, 2018

Majalaya- Hari ini Sabtu 8 September 2018 akan diadakanTablig Akbar, Zikir Kebangsaan dan Deklarasi Gerakan Nasional Anti Kekerasan dan Intoleransi (GENERASI) oleh Habib Umar Husein Assegaf di Majalaya Bandung. Diperkirakan ribuan orang yang hadir dalam Tablig Akbar dan deklarasi ini. Dalam satu kesempatan terpisah Habib Umar mengatakan sudah menjadi keprihatinan kita bersama bahwa menguatnya radikalisme dan intoleransi dan politik identitas akan memecah-belah kita sebagai bangsa bahkan kita sebagai bangsa akan rugi lebih dari jutaan trilyun akibat intoleransi ini yang berujung pada tercabik-cabiknya persatuan bangsa. Kekuatan arogansi dunia dan takfiri sedang mempersiapkan rencana busuknya agar Indonesia labil dan mengalami instabiltas. Memasuki tahun poitik maka umat harus diedukasi jangan mudah termakan hasutan, berita hoax, adu-domba dan fitnah dan untuk itulah para aktivis lintas agama, lintas komunitas bertekad untuk mengawal proses demokrasi dan kebangsaan berjalan pada rel yang benar tanpa provokasi, ujaran kebencian dan kekerasan.

Habib Umar Husein Assegaf sebagai Ketua Umum Gerakan Nasional Anti Kekerasan dan Intoleransi disingkat GENERASI menjelaskan dalam kesempatan persiapan pagi ini bahwa bersyukur dan bersyukur adalah kunci kita dalam merekatkan kebangsaan. Negeri yang aman dan kaya ini harus terus dijaga, Pancasila dan NKRI adalah anugerah besar bagi bangsa Indonesia untuk itu kita harus berketetapan hati untuk menjadi pembelanya agar generasi kita selanjutnya dapat mewarisi sebuah negeri yang aman tentram dan damai tanpa kekerasan dan intoleransi baldatun warabun ghofur.

“Saya selaku Ketua Umum Generasi dan segenap jajaran pengurus memohon doa dan dukungan dari segenap anak bangsa yang mendambakan kebaikan negeri, menjunjung tinggi toleransi tanpa diskriminasi dan kekerasan, baik kekerasan verbal maupun kekerasan fisik semoga sumbangsih kita sekecil apapun akan bermanfaat bagi umat dan  bernilai dimata Allah apalagi diniatkan untuk kebaikan bersama, ujarnya”.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *