BPN Prabowo Usulkan Konsep Debat Tarung Bebas

By on Februari 3, 2019

 

BPN Prabowo Usulkan Konsep Debat Tarung BebasWakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Priyo Budi Santoso.

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ingin debat capres-cawapres digelar dengan konsep ‘tarung bebas’. Para calon presiden tidak membawa sontekan, yang dapat mengurangi nilai debat.

“Kalau diperlukan, kami tawarkan format debat free fight, tarung bebas di antara pihak-pihak. Karena debat kedua ini head to head antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo,” ucap Wakil Ketua BPN Priyo Budi Santoso kepada wartawan di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Selasa (22/1/2019).

Priyo punya usul debat tarung bebas karena KPU ingin membuat debat yang lebih baik. Dia mengatakan, dalam konsep debat tarung bebas, para kandidat bisa mengeksplorasi gagasan tentang Indonesia.

“Beliau bisa eksplorasi gagasan-gagasan besar terhadap Indonesia. Dengan demikian, dalam rapat KPU, kita tunjukkan model di beberapa negara lain. Termasuk debat pertama Hillary dan Trump. Ada sisi magnet apa? Tapi tetap bercita rasa Indonesia,” ucapnya.Menurutnya, format debat semacam ini dipakai di Amerika Serikat saat Hillary Clinton berhadapan dengan Donald Trump.

Dalam tarung bebas itu, diperlukan beberapa aturan dan kepemimpinan dari moderator. Jadi debat berjalan baik dan bisa dinikmati penonton.

Priyo berharap tidak ada calon yang membawa sontekan saat berdebat. Menurutnya, tanpa membawa sontekan, debat akan berjalan secara alami tanpa rekayasa.”Tetap dalam koridor aturan baku yang disetujui oleh semua pihak dan dipimpin langsung oleh moderator yang cemerlang. Itulah pentingnya moderator cemerlang, terkontrol dengan berpegang pada koridor tadi,” ucap Priyo.

“Ini debat pemimpin besar, harus dipastikan, tidak enak tertangkap kamera hanya membaca sontekan. Kita tidak enak hati, tidak kritik siapa pun. Ini akan lebih secara natural,” kata Priyo.

Sumber: detikNews

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *