Anies Baswedan-Sandiaga Penantang Kuat Ahok, Ini Buktinya

By on September 22, 2016

anies

Jakarta – Di saat-saat terakhir menjelang pendaftaran cagub DKI, duet Anies Baswedan dan Sandiaga Uno mencuat untuk Pilgub DKI. Fakta survei menunjukkan kedua orang itu adalah lawan terberat cagub DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Dalam simulasi dua kandidat head to head, elektabilitas Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berada di angka 44,62%, sementara Anies Baswedan berada di angka 30,74%. Jika ditelisik, perolehan suara Anies Baswedan cukup mengejutkan mengingat selama ini jarang masuk radar pemberitaan sebagai kandidat di Pilkada DKI Jakarta. Ini berarti sosok Anies sangat potensial menjadi penantang Ahok,” demikian kesimpulan hasil survei Poltracking yang dipublikasikan Kamis (15/9/2016) kemarin.

Survei ini dilakukan tanggal 6-9 September 2016. Populasi survei adalah warga negara Indonesia di Provinsi DKI Jakarta yang punya hak pilih. Penarikan sampel menggunakan teknik multistage random sampling. Jumlah sampelnya 400 responden dengan margin of error 4,95 persen pada tingkat kepercayaan 95%.

Sementara itu Sandiaga Uno jika head to head dengan Ahok berada di bawah Anies Baswedan dengan dukungan 29,49 persen responden. Sandiaga juga merupakan kandidat kuat penantang Ahok.

Berikut head to head Ahok dengan para penantang potensialnya:

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (44,10%) vs Tri Rismaharini (33,85%), Tidak menjawab: 22,05%
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (44,60%) vs Anies Baswedan (30,74%), Tidak menjawab: 24,64%
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (45,90%) vs Sandiaga Uno (29,49%), Tidak menjawab: 24,61%
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (49,49%) vs Yusril Ihza Mahendra (23,33%), Tidak menjawab: 27,18%

Lalu apa jadinya jika dua penantang potensial Ahok itu bersatu menghadapi incumbent di Pilgub DKI 2017 mendatang? Yang jelas Sandi sudah siap duet dengan Anies Baswedan.

Sandiaga bahkan siap kalau diusung sebagai cawagub DKI mendampingi Anies Baswedan. “Iya. Level Pak Anies itu kemarin calon presiden,” kata Sandiaga kepada wartawan di Posko Sandiaga di Jl Melawai No 16, Jakarta Selatan, Selasa (20/9/2016).

Sejumlah parpol yang tergabung dalam koalisi kekeluargaan juga sedang menjajaki kemungkinan mengusung duet ini. Apakah keduanya bakal benar-benar duet di Pilgub DKi 2017?

Demokrat Tak Masalah Jika Ada 3 Poros di Pilgub DKI

demokrat

Hingga saat ini, baru calon gubernur petahana DKI Basuki Tjahja Purnama dan calon wakil gubernur petahana Djarot Saiful Hidayat saja yang sudah pasti kembali maju di Pilgub DKI 2017. Mereka diusung oleh PDIP, Nasdem, Hanura, dan juga Golkar.

Sementara itu, Partai Demokrat bersama PAN, PPP, dan PKB masih mencari calon gubernur dan wakil gubernur yang mampu bersaing melawan Ahok dan Djarot. Meski demikian, bila nantinya Gerindra dan PKS tidak bergabung dengan Demokrat hal itu tak dipermasalahkan.

“Ya bisa enam bisa empat. Yang pasti malam ini sudah empat,” kata Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan di kediaman Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/9/2016).

“Kan ada opsi mengerucut, kita komunikasikan dulu. Bisa dua gak ada masalah, bisa tiga pun gak masalah, itu kan keniscayaan. Yang pasti empat sudah oke,” lanjutnya.

Namun Hinca menepis kalau empat partai yang sudah rapat di rumah SBY itu sebagai motor penggerak. “Kita belum bicarakan siapa motor penggerak,” ucap Hinca Panjaitan.

Dinamika politik jelang Pilkada DKI ini, membuat kesan ada tiga poros kekuatan, yakni Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Gerindra Prabowo dan Ketua Umum Demokrat SBY. Namun Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan mengaku tidak melihat adanya hal itu.

“Kita tidak melihat ke sana. Kita melihat demokrasi yang berjalan,” kata Syarief.

Sumber : detik.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *